El Nino Beraksi, Produksi Padi Tetap Terkendali

El Nino Beraksi, Produksi Padi Tetap Terkendali

Dampak kekeringan insya Allah nggak ada masalah karena kita persiapkan sejak tiga tahun yang lalu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan pada 2018 di Indonesia mulai berlangsung mulai Oktober. Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG menjelaskan sebanyak 78 Zona Musim (ZOM) atau 22,8% di wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagian Sulawesi mengawali musim hujan pada Oktober 2018. Wilayah yang memasuki musim hujan pada November 2018 sebanyak 147 ZOM atau 43,0% meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), NTT, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. Sisanya, sebanyak 85 ZOM (24,9%) mengalami musim hujan mulai Desember 2018.

Dwikorita menambahkan, fenomena El Nino diprediksi berpeluang aktif pada September 2018 hingga 2019. Kondisi ini secara tidak langsung menyebabkan awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia menjadi terlambat dari biasanya. El Nino diprediksi akan kembali netral pada awal 2019. Bagaimana pengaruh perubahan iklim terhadap produksi padi nasional? Perubahan Iklim Menurut Dedi Nursyamsi, Kepala Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP), Kementerian Pertanian (Kementan), El Nino yang diprediksi menguat pada akhir 2018 ini sebagai dampak perubahan iklim. “Iklim jadi nggak menentu.

El Nino atau kekeringan dan La Nina sering terjadi dan volumenya makin meningkat, dari lima tahun sekali menjadi tiga tahun sekali,” urainya. Selain kerap terjadi El Nino dan La Nina, ungkap Dedi, perubahan iklim juga menye babkan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) tidak keruan. “Dulu (OPT) nggak muncul, sekarang muncul karena predator hama penyakit mati gara-gara suhu meningkat sehingga berkembang pesat,” ulas Dedi.

Yang tidak kalah penting, es di kutub utara dan selatan mencair lantaran suhu bumi meningkat sehingga muka air laut meningkat. Sekitar 60% sawah di Indonesia ada di kawasan pesisir, seperti Pantai Utara Jawa yang menyebar dari Banten hingga Jawa Timur. Peningkatan muka air laut tersebut akan menggenangi dan mengintrusi sawah. “Air laut itu racun bagi tanaman. Padi toleran terhadap salinitas. Tapi kalau salinitasnya kencang, nggak tahan, mati juga,” lanjutnya. Beras Aman Terkait dampak El Nino 2018 terhadap produksi padi nasional, Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, menegaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Jual Cepat dan Mendapatkan Keuntungan Berlipat

Saat ingin menjual rumah, lakukan perbaikan di area-area ini, dijamin rumah cepat terjual. Saat ingin menjual rumah, pasti Anda menginginkan penjualan cepat dengan keuntungan berlipat. Padahal untuk memperoleh hasil tersebut bukanlah hal mudah. Anda bisa saja membanderol dengan harga tinggi, tetapi bila kondisi rumah tidak menyakinkan, calon pembeli pun akan enggan membeli rumah Anda. Untuk mendapatkan keuntungan berlipat dalam waktu singkat, Anda harus melakukan beberapa aksi renovasi pada hunian Anda. Jangan biarkan hunian Anda kotor dan seolah tak berpenghuni. Tahukah Anda, melalukan perbaikan di area-area ini akan membuat hunian terjual dalam waktu singkat. Area tersebut antara lain.

Elemen Eksterior

Area taman depan yang menarik akan mengundang calon pembeli bertandang ke rumah Anda. Selalu jaga keasrian dan keindahan taman. Jangan biarkan rumput atau tanaman dalam keadaan kering atau “botak”. Tanamlah beberapa tanaman bunga dengan warna-warna mencolok, seperti kuning. Bagian eksterior lain yang wajib Anda perhatikan adalah dinding fasad. Cat bagian yang sudah terlihat kusam dan kotor. Cek pula bagian kusen jendela dan pintu area depan. Bila perlu cat kedua elemen tersebut agar terkesan baru dan bersih.

Dinding Dan Furnitur

Area interior menjadi bagian kedua yang akan dilihat calon pembeli. Pastikan area dalam rumah tampil rapi dan terkesan baru. Lakukan refinishing pada kusen dan perabot berbahan kayu, perbaiki bagian lantai yang rusak atau popping, dan jangan lupa untuk mengecat seluruh bagian dinding. Pilihah cat berwarna lembut, misalnya warna pastel. Hindari cat berwarna putih. Beberapa perbaikan kecil akan menambah daya jual hunian Anda.

Dapur

Dapur menjadi area terpenting di rumah. Walaupun calon pembeli hunian Anda tidak memiliki hobi memasak, dapur tetap menjadi ruang favorit untuk berkumpul dan bersenda gurau. Oleh sebab itu, berikan tampilan terbaik pada dapur Anda. Bila perlu perbaiki bagian kabinet, table top, dan backsplash yang sudah rusak dan terlihat kusam. Dapur yang bersih dan menarik akan menjadi nilai tambah hunian Anda.

Genset

Meskipun genset adalah kebutuhan tersier yang tidak semua orang membutuhkannya namun dengan adanya genset di rumah, kenyamanan akan tetap terjaga meskipun listrik dari PLN sedang padam. Hal ini sangat berguna ketika ada kepentingan di rumah dan kebutuhan untuk listrik harus tetap ada. Untuk mendapatkan harga genset yang murah bisa membelinya di toko distributor resmi genset silent 450 Kva di Jakarta. Satu-satunya toko genset resmi di Jakarta adalah PT. Rajawali Indo yang memberikan garansi resmi dan diskon harga disetiap pembelian unit baru.

Tips Sukses Dalam Budidaya Ikan

Tips Sukses Dalam Budidaya Ikan

Menjadikan usaha budidaya sebagai sumber mata pencaharian, itulah yang dilakukan Edi Iskandar. Pembudidaya ikan air tawar berusia 32 tahun ini menjadikan komoditas patin sebagai jenis ikan yang paling banyak dibudidayakan. Sebagai pembudidaya yang menjalankan usahanya di daerah Riding Panjang, Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung, pria yang akrab disapa Edi ini menjalankan usahanya sejak 2012. Pria yang menetap sekaligus menjalankan usaha di Riding Panjang ini mengaku betah menjadi pembudidaya karena banyak tantangannya. Apalagi ketika berhubungan dengan alam yang sudah menjadi makanan akrabnya semenjak menempuh pendidikan.

Dalam perjalanannya menimba ilmu, pria asal Cianjur, Jawa Barat (Jabar) ini tidak saja menjalin kontak dengan para ahli, diapun menyerap segala pengetahuan dari perkenalannya itu.Selepas menimba ilmu dan mencari pengalaman kerja selama beberapa tahun, ia akhirnya tertarik untuk mengelola kolam di kawasan Riding Panjang ini. Saya sempat bekerja di beberapa tempat, dan sekitar 2010 saat saya masih di Cipanas, Jabar berpikir tentang usaha budidaya di sini, ucapnya seraya menyambut saya ke pondokan yang terletak di tengah-tengah kawasan budidayanya.

Tidak mengherankan sebetulnya bila Edi betah dan memutuskan berusaha di Bangka Belitung. Saat saya berkunjung ke kolam budidayanya, tempatnya yang asri sempat memanjakan mata. Walau tersembunyi di balik rerumahan penduduk dan jauh dari jalan raya, pepohonan di sekitar lahan budidaya memberikan kesan teduh dan membetahkan mata. Kolam-kolam yang Edi kelola hingga kini, merupakan kolam yang dikelola secara turun temurun oleh keluarga besarnya. Yang dimulai dari kakeknya. Namun, selama itu pulalah kegiatan budidaya ikan jarang menghasilkan keuntungan besar karena faktor kematian yang tinggi. Hingga akhirnya pada 2012 Edi pun nekad mencemplungkan diri dalam usaha budidaya ikan patin.

Membuahkan Hasil
Edi mengelola manajemen budidayanya, mulai dari kebutuhan pakan ikan, hingga penanganan sebelum panen. Berkat tangan dingin dan keberaniannya, usaha Edi pun menuai hasil gemilang. Tak tanggung-tanggung, Edi setidaknya tebar benih 5 ribu ekor ikan patin, sekali panen dalam 4 – 5 bulan bisa mencapai 2,5 ton. Omzetnya mampu menjangkau Rp 50 juta yang diminati pasar lokal. Baik rumah makan hingga konsumen di pasar tradisional. Saat ini, total dia bisa menebar benih ikan hingga 32 ribu ekor di total 40 kolamnya. Selebihnya, ia juga membudidayakan komoditas gurami, tembikang, safil, hingga nila di lahan seluas 2,4 ha dari total luasan lahan 6 ha yang terbagi menjadi 40 kolam.

Para pembeli yang terdiri dari pengepul pada umumnya akan langsung datang ke kolamnya untuk membeli patin yang sudah layak masuk pasar mereka. Contoh saja, pengepul dari pasar higienis Selindung, Pangkalpinang yang paling banyak mencari ukuran 8 ons atau maksimal 1 kg isi dua ekor yang dibeli seharga sekitar Rp 20 ribu per kg. Nanti di pasar atau konsumen akhir harganya bisa mencapai Rp 25 – 28 ribu per kg, ujar Edi.

Tantangan Budidaya
Menjadi pembudidaya selama lima tahun terakhir, Edi pun mengakui banyak pengalaman yang ia dapatkan. Baik suka aupun dukanya. Walaupun begitu, Edi tak menampik kedukaan lebih ia gambarkan sebagai tantangan yang bisa memacunya untuk terus maju mengembangkan usahanya. Tantangan yang ia maksud, salah satunya dari sisi kondisi lingkungan. Yaitu, yang kerap dihadapi para pembudidaya adalah kegiatan tambang inkonvensional yang sebetulnya mengganggu aktivitas budidaya. Keberhasilan yang Edi terima saat ini sebelumnya telah melewati sejumlah kendala.

Kembali mengingat–ngingat kala itu, saat memulai budidaya tidak seperti yang ia harapkan. Faktor kematian yang tinggi lagi-lagi menjadi penyebab. Sebagian besar hanya bisa bertahan hingga seminggu. Bahkan ada yang hanya bisa bertahan sehari, aku Edi. Ia pun mulai mengevaluasi apa penyebab faktor kematian yang tinggi tersebut. Kawasan di sini sulit mencari sumber air mengalir untuk kebutuhan kolam, tambah Edi. Belum lagi faktor keasaman yang tinggi serta terdapatnya kandungan logam seperti timah yang sudah akrab bagi penduduk Bangka Belitung. Edi pun mengajak saya berkeliling sembari memberi gambaran tentang penjelasan yang ia berikan mengenai usaha budidayanya. Berbeda dengan kondisi lingkungan di daerah Pulau Jawa yang menurutnya sangat bersahabat bagi para pembudidaya ikan air tawar. Di Pulau Jawa kan kondisi geografinya berbeda. Kualitas airnya mendukung serta pakan alami tersedia melimpah sehingga budidaya di sana sangat potensial. Makanya banyak orang sini menyebut, kalau sudah biasa budidaya di sini, pindah ke Jawa akan lebih gampang karena sulitnya mengelola kondisi perairan di sini, terangnya seraya menunjuk ke arah kolam yang ukurannya rata-rata tidak sama ini.

Menghadapi tantangan yang ada, Edi pun mengelola kolam agar tepat untuk mengantisipasi kebutuhan air. Salah satunya, dengan cara mengoptimalkan sumber mata air dan respirasi tanah untuk kebutuhan air kolam. Kedalaman rata-rata kolam 3 m, tapi sistem setengah lingkaran. Yakni makin ke tengah kolam makin dalam. Alasannya, kalau ikan itu dari ukuran kecil hingga besar pasti ada tempat tipisnya, yakni dimana ikan kecil akan sulit bernapas di tempat yang lebih dalam. Sehingga kita buat ruang yang lebih dangkal agar ikan kecil lebih gampang mendapat oksigen. Kalau lebih dalam, akan lebih berat dan akan lebih cocok bagi ikan yang berukuran lebih besar. Dan keuntungannya, akan lebih mudah dalam panen ukuran yang lebih besar, jelas Edi.

Pasar pun menjadi salah satu faktor pembatas yang terus Edi kembangkan. Dia pun mengungkap, keengganan masyarakat untuk melakukan usaha budidaya ikan lebih banyak disebabkan pasar patin yang terbatas pasar lokal. Patin tidak bisa keluar, seperti ke Palembang dan sekitarnya karena akan terbanting harga. Di sana harga di pembudidaya per kg hanya Rp 12 – 18 ribu, kalau kita dari sini jual ke sana sama saja bunuh diri, bebernya. Sehingga, untuk lebih memajukan usahanya di bidang perikan an ini, Edi dibantu saudaranya tidak saja menjalankan usaha budidaya.

Ia ingin mengembangkan usaha wisata agro yang menjadi salah satu mimpi besarnya. Rencana kami tiap kolam buat pondok, ada jembatan ke tengah, dengan konsep kembali ke alam. Dan konsepnya lebih ditujukan ke mahasiswa, yang berniat sambil penelitian. Apalagi sebetulnya sudah banyak mahasiswa hingga dosen ke sini untuk berkunjung hingga berdiskusi, imbuhnya.

Kolam Milik Edi Menggunakan Genset Solar

Edi sadar betul bahwa di tempatnya budidaya ikan masih sering kecolongan beberapa ekor ikan patin siap panen akibat kurangnya penerangan. Terlebih lagi diwaktu listrik mati, keadaan sekitar sangat gelap dan rawan pencurian. Hal ini yang mmebuat Edi memberikan satu unit genset solar pada kolamnya sehingga lampu penerangan di sekitar sana terus menyala meskipun sumber listrik utama sedang tidak menyala.

Dirinya merasa sangat beruntung karena disekitar tempat budidaya miliknya terdapat sebuah toko mesin genset yanmar yang mempunyai marketing ahli dan berpengalaman sehingga dirinya membeli mesin diesel tersebut yang benar-benar sesuai untuk kolam ikanya.

Sang Penakluk Gedung yang Tinggi

Sosoknya kian dikenal sebagai konsultan rancang bangunan termahal di Indonesia. Di balik semua itu, tentu ia harus melewati segepok lika-liku. Dengan tekad dan keuletan yang ia pegang teguh, akhirnya ia mampu mewujudkan mimpi besarnya, yaitu membangun gedung tinggi. Senyumnya seraya mengembang ketika mengenang masa-masa dulu ia memutuskan untuk berkuliah di jurusan Teknik Sipil. Davy memang mencintai ilmu fisika dan mekanika sehingga tekadnya semakin kuat untuk masuk ke jurusan idamannya.

Gedung-gedung yang bertingkat tinggi tersebut seperti apartemen dan hotel tentunya dilengkapi dengan genset sebagai sumber listrik cadangan. Harga genset untuk apartemen dan hotel bisa didapatkan dengan harga khusus jika membelinya di toko suplier resmi genset perkins silent 2000 kva di Surabaya.

Keinginan Besar Untuk Merancang

“Waktu saya kuliah saya bacabaca. Saya kepingin bisa desain. Baca beberapa buku. Setiap kali saya punya uang sisa saya belikan buku. Tambah lama keinginannya kuat. Ya udah kebayang aja kepingin bangun gedung tinggi,” tuturnya.

“Perancangan itu kalau dikerjakan dengan benar sebenarnya tanggung jawabnya berat. Harus punya kecintaan pekerjaan itu baru dapat merasakan senang,” ucapnya menegaskan. Keinginannya untuk merancang seiiring dengan keadaan keuangannya. Davy harus membiayai kuliahnya sendiri sehingga ia mau tak mau harus bekerja sambil kuliah. Semua pengalaman kerjanya itu membuatnya tambah jatuh hati pada dunia perancangan hingga akhirnya, setelah merasa punya cukup pengalaman, ia membuka usahanya sendiri di tahun 1989.

Mengawali usaha pertamanya, ia mulai merancang kawasan hunian dengan menggawangi Davy Sukamta and Partners dengan dirinya sebagai direktur utama. Sampai sekitar akhir 80-an ia pun mulai dipercaya untuk merancang gedung tinggi. Bahkan ketika tahun 1994 ia merancang Armatapura di Lippo Karawaci yang merupakan satu-satunya gedung yang berdiri di atas 50 lantai saat itu. Baginya, untuk memperjuangan itu semua tentu bukanlah hal yang mudah.

Kuncinya terus belajar seolah tanpa beban. “Tantangannya itu ada pada diri sendiri. Kalau kita merasa cepat puas tidak dapat maju. Ketika itu kami belajar banyak dari adviser si klien yang biasanya adviser dari Amerika. Kita mesti korek. Jadi akhirnya kita perlu otodidak dan tidak boleh berhenti belajar.”

Kini, namanya mampu menembus pasar properti. Hingga saat ini tercatat kurang lebih 300 proyek yang telah ia kerjakan. Bahkan salah satunya, yaitu proyek Armatapura, pernah meraih penghargaan Indonesian Construction Award sebagai kategori gedung tinggi. Setelah itu ia mulai dipercayai untuk menjadi juri di acara tersebut. Kian hari, serangkaian permintaan pun berdatangan silih berganti. Sampai-sampai ia harus membatasi tawaran proyek yang ia terima, yakni 10 proyek per tahun.

Ia tak ingin sekadar mengejar omset sebanyak mungkin tanpa mementingkah hasil yang optimal. Ia mengungkapkan, baginya yang terpenting adalah “Pertama kualitas yg baik. Kedua saya tidak mau mengeploitasi tenaga manusia. Kalau asal dan ingin cepat dikejar hasilnya akan jelek,” begitulah ujar pria yang menempuh pendidikan di Universitas Parahyangan Bandung ini.

Pernah Jatuh Juga

Namun, terlepas dari itu semua, ia juga pernah mengalami saat posisi perusahaannya berada di bawah. Siapa menyangka bahwa krisis ekonomi yang terjadi berkisar tahun 1997-1998 itu ternyata sangat terasa menyakitkan bagi para pelaku bisnis yang mengalami keterpurukan kondisi finansial. Tak terkecuali Davy Sukamta and Partners yang kini lebih dikenal dengan Davysukamta Konsultan.

Kendati demikian, ia menerapkan strateginya sendiri untuk menuntaskan masalah pelik yang dilandanya. Ia lebih memilih untuk mempertahankan staf-staf senior yang bekerja dengan dirinya. Saat itu, kebetulan memang ia juga memiliki cadangan keungan yang lumayan untuk menggaji pegawai-pegawainya. “Kalau uang itu habis, saya tutup,” begitulah jalan terakhirnya.

Namun, sepertinya nasib baik sedang memihak padanya. Sekitar tahun 1999 mulai banyak proyek-proyek renovasi yang ia kerjakan sehingga apa yang ia rencanakan selama ini berjalan dengan baik. Hasilnya memang luar biasa. Perusahaannya mulai jaya dan bangkit kembali. “Banyak perusahaan yang tidak bisa bangkit karena tenaga ahlinya sudah hilang,” ucapnya.

Bergabung Dengan Haki

Davy sekarang dikenal sebagai ketua Himpunan Ahli Kontruksi Indonesia (HAKI). Bermula ada seorang arsitek senior yang berkata padanya, “Kalau kamu mau maju kamu harus masuk asosiasi. Kemudian mengembangkan diri di sana”. Kata-kata itu tertanam dalam dirinya sehingga ia meniatkan diri untuk terlibat dalam organisasi ini.

Ketika itu pertama kali ia masuk ditugaskan sebagai seksi untuk pendidikan berkelanjutan pada sekitar tahun 1994. Selang lima tahun kemudian, dirinya dipercaya untuk menjabat sebagai ketua. Hingga saat ini pun ia masih dipercaya untuk menjabat sebagai ketua yang sudah masuk dalam 4 periode. “Jadi ketua sudah 4 kali periode dengan pergantian setiap 3 tahun. Yang ke-4 kali saya mundur.

Tapi belakangan diminta lagi, dari 2014 ke 2017 saya pegang lagi,” ceritanya seraya tersenyum ramah. Baginya, HAKI dianggap memiliki peranan penting sebagai organisasi keahilan. Menurutnya, banyak organisasi keahlian di Indonesia namun yang mau mengembangkan ilmu pengetahuan masih sedikit. HAKI sangat rutin menjalankan seminar maupun pelatihan dengan kadar teknik keilmuan yang terbilang up to date. Belum lagi banyak di luar sana yang melakukan sertifi kasi dengan sangat mudah. Namun, tidak dengan HAKI yang harus melawati proses panjang demi meraihnya. “Kami menggodok bagaimana melakukan sertifi kasi.

Dibuktikan dengan pengalaman kerja, membuat karangan, tes wawancara dan sebagainya. Kemudian masuk berkasnya ke badan sertifi kasi,” tutur Davy saat menjelaskan cara memperoleh sertifi kasi HAKI. Dengan ikut berkontribusi pada HAKI ia mengharapkan dapat menyumbangkan ilmunya pada orang-orang yang membutuhkan demi kemajuan negara ini. HAKI dinilainya dapat dijadikan sebuah forum yang mampu membagikan ilmu yang bermanfaat, seperti diadakannya seminar-seminar maupun pelatihan yang diadakan rutin oleh HAKI.

Produk Unggulan Mercedes Terbaru

Mercedes-Amg Gt S

Sports car Mercedes-Benz ini sangat kental nuansa sporty dan terlihat eksotis. Mercedes-AMG GT S memiliki kapasitas 2 penumpang yang menguatkan kesan mobil penggerak roda belakang. Mobil ini menggunakan mesin V8 BiTurbo dengan komposisi front mid-engine untuk memberikan distribusi bobot maksimal. Seperti telah diketahui bersama, distribusi bobot menjadi kunci kemampuan bernamuver mobil. Kap mesin yang panjang menguatkan kesan mobil yang “penuh tenaga”. Jika dilihat dari samping, mobil ini terlihat anggun dengan desain seperti coupé. Pintu bagasi yang besar dan lebar mencirikan kepraktisan dan kapasitas bagasi yang besar.

Pada bagian depan, emblem besar “Three Pointed Star” tampil mendominasi. Tak lupa hadirnya lampu proyektor LED yang dihiasi oleh alis yang juga berfungsi sebagai Daytime Running Light. Beranjak ke bagian dalam, Mercedes-AMG GT S kental dengan nuansa balap. Jok model bucket serta desain dasbor bernama Aviation Designs, seolah menjadi kokpit bagi para penjinak mobil ini.

Mercedes-Maybach S600

Pada eksterior, Mercedes-Maybach S- Class menggabungkan desain stylish dan eksklusif. Memiliki wheelbase panjang, mobil ini sangat menyiratkan kenyamanan di kabinnya. Pintu belakang diperpendek 66 mm dan seolah menyambung dengan pilar C. Tidak ada kaca mati pada bagian pintu belakang karena bangku belakang berada persis di garis pintu sehingga membuat perasaan eksklusif dan privasi di kabin. Tak ketinggalan, emblem Maybach disematkan pada bodi dekat pilar C.

Untuk interior, desainnya ala lounge dengan material kelas wahid sehingga menambah kesan elegan. Pelapis kayu pada trim dan kursi dibuat secara manual dengan tangan. Mobil ini juga dilengkapi paket parfum Agarwood yang sudah terintegerasi dengan sistem pendingin kabin. Memang mobil ini didesain untuk disopiri. Kenyamanan tinggi tentunya akan didapatkan di bangku belakang. Dengan wheelbase yang lebih panjang 200 mm dari S-Class standar dan garis atap yang disesuaikan, membuat headroom dan legroom terasa maksimal. Selain itu kursi penumpang depan bisa dilipat sehingga legroom pun makin luas.

Mercedes-Benz Berkekuatan Penuh

Sebagai produsen yang terkenal dengan model mewahnya, Mercedes-Benz tidak akan tanggung-tanggung untuk tampil di ajang motorshow Indonesia tahun ini. Berbagai produk dari beragam kelas siap untuk Anda kencani. Pabrikan dengan logo Three Pointed Star, akan tampil dengan kekuatan penuh dalam meramaikan ajang motorshow Indonesia. MercedesBenz Indonesia akan tampil dalam dua pameran otomotif Indonesia, GIIAS dan IIMS.

Pada GIIAS, Mercedes-Benz menempati Hall 5A gedung ICE, dengan luas area 924 m2. Booth Mercedes-Benz akan menggunakan material konstruksi spesial yang disebut Lamella untuk konsep desain “Silver Flow“ yang merefleksikan kesan elegan dan dinamis. Special construction material ini pertama kali ditampilkan pada Paris Auto Show di Januari 2015. Akan hadir Mercedes-Benz Lounge and Café bagi pengunjung yang tertarik untuk mendapatkan informasi produk kendaraan terbaru dari Mercedes-Benz. Terdapat pula Mercedes-Benz Collection yang menampilkan koleksi merchandise asli Mercedes-Benz dari Jerman.

AMG Zone juga akan hadir bagi para pelanggan dan penggemar kendaraan berperforma tinggi dari AMG. Bagi para pengunjung yang membawa keluarga selama GIIAS 2015, disediakan Kids Corner sebagai tempat bermain para anak-anak. Sedang di Indonesia International Motor Show, MercedesBenz akan menempati Hall D1 F, JIExpo dengan luas booth 700 m2. Di ajang ini Mercedes-Benz menggunakan konsep luxurious, elegant dan state-of-the art. Mercedes-Benz Lounge and Café juga akan hadir. Mercedes-Benz akan mengunggulkan sports car Mercedes-AMG GT S, Mercedes Maybach, dan GLC Class.

Mercedes-Benz Glc 250 4matic

Filoso­ Mercedes-Benz GLC adalah memadukan antara unsur sensual nan modern dengan mobil off-road klasik. Permukaan bodinya menampilkan kesan presisi khas SUV mewah MercedesBenz lainnya. Pada sisi teknik, mobil ini memiliki standar baru di kelas SUV menengah berbekal kemampuan off-road luar biasa. Karakteristik desain depan SUV Mercedes-Benz dengan overhang yang pendek dan radiator berdesain tiga-dimensi dengan logo Three Pointed Star.

Mercy GLC memiliki desain lampu rounded dan dilengkapi sumber pencahayaan opsional jenis LED. Bagian bumper depan-belakang juga ditingkatkan, dengan lebih memaksimalkan approach dan departure angle. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, model ini memiliki kabin depan dan belakang yang lega. Total panjang generasi terbaru GLC telah berhasil dikonversi menjadi ruang kabin yang lebih efektif dan berguna, sehingga terasa lebih luas. Unsur kenyamanan lainnya adalah ruang kaki yang diperluas 35 mm, sehingga akses untuk masuk dan keluar kendaraan lebih mudah.

Agen Genset Silent di Makassar

Agen Genset Silent di Makassar

Agen genset silent di Makassar hadir sebagai solusi untuk membeli produk sumber tenaga listrik independen. Sebagaimana diketahui bersama, bahwa listrik memberikan banyak manfaat bagi manusia, dan sudah menjadi sebuah kebutuhan dalam hidup. Dan seiring dengan kemajuan teknologi, sumber listrik bernama genset ini juga sudah mengalami inovasi, contohnya tipe silent.

Kelebihan Genset Silent

Bagi Anda yang berniat untuk menggunakan genset silent namun masih ragu, maka berikut di bawah ini adalah beberapa kelebihan dari genset silent yang bisa dijadikan bahan refensi:

  1. Tidak berisik    
    Genset silent memiliki sebuah box canofi yang bisa meredam suara dari mesin saat sedang dioperasikan. Box canopy ini terbuat dari material bahan plat besi yang memiliki ukuran ketebalan kurang lebih 2-3 mm. Sehingga bisa mengurangi suara berisik yang ditimbukan oleh mesin genset.
  2. Tahan terhadap cuaca ekstrim   
    Genset silent ini umumnya, adalah jenis genset yang diletakkan di luar ruangan. Tetapi Anda tidak perlu khawatir karena genset silent ini memiliki ketahanan terhadap cuaca ekstrim, baik panas maupun hujan. Meskipun begitu, Anda juga harus tetap memastikan jika box canopy kedap terhadap air agar tidak merusak mesin pada genset.
  3. Mudahnya perawatan    
    Hampir sama dengan genset yang lainnya, genset silent ini juga memerlukan perawatan secara berkala. Namun jika dibandingkan dengan genset pada umumnya, genset silent ini memiliki kelebihan berupa perawatan yang lebih mudah dan tidak ada kesulitan dalam hal ini.
  4. Mengatasi masalah pemadaman listrik   
    Genset ini sangat berguna bagi kehidupan karena dapat digunakan sebagai pengganti dari pembangkit listrik, terlebih saat listrik mati. Dalam hal ini genset bisa membantu Anda untuk melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan listrik. Meskipun sedang mengalami pemadaman listrik dalam jangka waktu lama.

Pedagang Genset Silent di Makassar Harga Terjangkau

Kalau saat ini Anda kebetulan sedang mencari genset jenis silent namun belum punya referensi. Maka agen genset makassar bisa menjadi solusi ampuhnya. Selain menawarkan produk asli bergaransi, kami juga memberikan harga yang sangat terjangkau. Sehingga dijamin tidak akan membuat kantong menjadi kempes.

Mengenal Prinsip Dasar Membuat Taman

Adem ayem royo ruangan yang luas. Setidaknya, begitulah , dan menciptakan , hijau royoprinsip taman menurut Suwardi Hagani. Taman yang sukses, menurutnya, adalah taman yang tidak menimbulkan rasa “sesak” saat melihatnya. Istilah lain yang dipakai olehnya untuk menggambarkan taman yang indah ialah “taman surgawi”. Untuk menciptakan taman yang indah harus mengandung beberapa elemen, seperti elemen tanaman, bunga, hardscape, air, dan pencahayaan. Namun, untuk mewujudkan semua prinsip dan elemen tersebut, dibutuhkan persiapan yang matang. Lantas apa saja persiapan membuat taman indah sekaligus murah yang harus Anda lakukan?

Tentukan Tema

Hal pertama yang mesti Anda lakukan ialah menentukan tema taman apa yang Anda inginkan. Anda bisa mencari referensi dari majalah atau sumber-sumber lainnya mengenai tema taman tersebut, apakah tropis, minimalis, gaya Jepang, Prancis, maupun taman kering. Menurut Suwardi, Anda tidak bisa mencapur-adukkan satu tema dengan tema lainnya dalam satu taman. “Jangan satukan semua tema tersebut menjadi satu karena bisa menghilangkan ‘roh’ dari sebuah taman,” ujarnya. Setelah itu, desain taman yang Anda inginkan sesuai dengan anggaran yang Anda miliki.

Persiapkan Lahan

Persiapan kedua yang paling utama adalah mengenai lahan yang akan digunakan untuk membangun taman tersebut. Anda bisa menggunakan lahan depan maupun belakang untuk dibuat taman. Pada lahan yang sempit, mau tidak mau Anda memang harus membatasi untuk bereksperimen pada taman Anda. Perlu Anda perhatikan pula mengenai arah datangnya sinar matahari pada lahan yang akan Anda gunakan. Apakah mendapat matahari langsung atau tidak. Ciptakan cahaya matahari agar tidak perlu menggunakan bantuan lampu sehingga adanya cahaya matahari yang masuk ke taman membuat lighting element-nya tercipta. Hal ini berguna nantinya untuk membantu Anda dalam memilih jenis tanaman.

Tepat Memilih Jenis Tanaman

Setelah mengetahui karakteristik lahan, Anda kini dapat memilih jenis tanaman apa yang cocok untuk taman Anda. Anda harus memilah mana tanaman yang tahan dengan sinar matahari langsung, mana tanaman yang hanya membutuhkan sinar matahari sebesar 20%-30%, dan mana tanaman yang hanya membutuhkan sangat sedikit sinar saja atau hanya tahan di dalam ruang alias indoor plant. Pemilihan tanaman bisa dipilih sesuka hati. Akan tetapi, dengan mengetahui karakternya, tanaman pun dapat tumbuh dengan indah dan tidak cepat mati di kemudian hari.

Perhatikan Juga Layout Taman

Seperti pertunjukan paduan suara, di mana letak penyanyi berukuran tubuh pendek selalu di depan dan yang berukuran lebih tinggi terletak di belakang, begitupun letak tanaman pada sebuah taman. “Letakkan tanaman tinggi di belakang, lalu tanaman rendah di depan,” ujar Suwardi menjelaskan. Hal ini, menurutnya, agar secara estetika tidak menggangu pandangan mata.

Selain letak tanaman, perhatikan juga proporsi antartanaman. “Proporsi antar-tanaman sebenarnya bebas, sesuai selera, tapi harus tetap enak dilihat dan seimbang,” ujar salah satu pedagang tanaman yang ditemui di Graha Raya. Ia memberi contoh apabila ukuran taman 3m x 3m, taman tersebut bisa diisi oleh 1 pohon tinggi, 50 pohon berukuran sedang, dan rumput.

Suwardi juga menjelaskan bahwa jumlah tanaman harus mendominasi 30%-70% dari sebuah taman. “Jangan sampai 100% tanaman semua, pasti terlalu sesak dilihatnya, dan bukan lagi disebut taman melainkan kebun,” ujar pria lulusan Universitas Indonesia ini. Untuk mengisi kekosongan lahan yang lainnya lagi, Anda bisa mengisi taman dengan unsur hardscape, seperti stepping stone, air mancur, kolam, atau batuan koral. Menurutnya, tidak ada ukuran yang pasti untuk perbandingan antara hardscape dengan softscape (tanaman), hanya sesuai selera pembuat taman saja.

Sebuah taman memerlukan pencahayaan dan pengairan setiap harinya. Apalagi taman yang ada didalam rumah akan terasa kurang jika tidak ada pencahayaan. Sebuah genset diperlukan sebagai sumber listrik cadangan apabila terjadi pemadaman dari PLN. Harga genset untuk rumah tangga yang murah bisa didapatkan dari distributor resmi genset silent 250 kva di Jogja. Dengan harga yang bersaing serta diskon yang masih bisa didapat tentunya tidak membuat kantong kering.

Mengontrol Pertanian dengan Teknologi Bagian 2

Contoh, intelligence screen house yang semua bahan pendukungnya dalam green house farming seperti nutrisi, suhu, kelembapan, pencahayaan, CO2 dapat dipantau. Pada saat berlangsungnya pameran, traktor otomatis dan robot pemetik buah menyedot perhatian pengunjung pameran di lahan seluas 220.000 m2 itu.

Traktor tersebut berjalan secara otomatis mengikuti program yang telah dimasukkan melalui komputer. Sementara robot pemetik buah beroperasi dengan sensor yang menganalisis tingkat kematangan buah berdasarkan warnanya. Meskipun masih berbentuk purwarupa, ke depannya produk hasil lembaga penelitian IAIC China ini siap dijual apabila ada perusahaan yang tertarik untuk bekerja sama dan memproduksinya secara massal.

Dari China Siap ke Pasar Indonesia Pasar mekanisasi Indonesia ternyata menarik bagi pebisnis China. Misalnya, Jinxi Chuanghua, produsen blade (pisau) untuk traktor asal China. Perusahaan yang mengklaim ahli dalam implemen pertanian ini menawarkan bermacam-macam tipe blade yang bisa diaplikasikan ke berbagai jenis traktor maupun mesin pemanen.

Belinda Zhang, International Sales Director – Chief Sales Officer Jinxi mengatakan, produk-produk Jinxi melalui proses prosedur pengujian ketat dan menggunakan bahan kualitas premium yang telah ter sertifikasi. Pihaknya juga mengaplikasikan teknologi laser cutting yang presisi. Untuk urusan servis dan purna jual, ia menjamin komunikasi yang cepat, pengiriman tepat waktu, dan harga yang bersaing. Penjualan produk perusahaan asal Provinsi Hubei, China ini masih didominasi untuk lokal. Sejauh ini produk Jinxi juga telah merambah Amerika, Italia, Australia, Prancis, India, Mesir dan negara-negara lain termasuk Asia. “Untuk Asia Tenggara, sejauh ini kami telah memasuki pasar dan sudah memiliki distributor di Filipina dan Thailand. Sementara untuk Indonesia, masih mencari kerja sama dan ingin ikut pameran besar di sana,” jelasnya.

Mengontrol Pertanian dengan Teknologi Bagian 1

Teknologi diterapkan kedalam alat dan mesin mempermudah upaya peningkatan produktivitas. Dalam gelaran China International Agricultural Machinery Exhibition (CIAME) 2018, berbagai alat dan mesin pendukung di dunia pertanian disuguhkan. Selain perusahaan-perusahan tuan rumah, nama-nama besar di pasar internasional pun ikut ambil bagian.

Sebut saja John Deere, CLAAS, Agco, Deutz-Fahr, Kubota dan Yanmar. CIAME 2018 sudah menjadi representasi kemajuan mekanisasi di bidang pertanian, termasuk asal China. Menyongsong Industri 4.0 China adalah salah satu destinasi untuk mengadopsi teknologi di bidang pertanian. Menurut Henry Haryanto, Wakil Ketua Umum Bidang Industri Asosiasi Perusahaan Alat dan Mesin Pertanian Indonesia (Alsintani), dunia tengah mengarah ke precision farming (pertanian presisi).

Precision farmingsendiri merupakan esensi dari istilah industri 4.0 yang saat ini sedang populer. Pemanfaatan internet of things (IoT) serta pemasangan microchips ditujukan untuk memudahkan petani mengontrol kondisi pertanian mereka. “Teknologi ini bukan bermaksud melupakan budaya tradisional kita dalam bertani, tapi sebenarnya membantu petani agar produksinya jauh lebih baik.

Tanpa banyak khawatir akan perubahan iklim dan kurangnya tenaga kerja dalam pengamatan,” ulas Henry. Henry yang hadir mewakili Alsintani sebagai delegasi dari Indonesia pada CIAME 2018, menuturkan, pelaku agribisnis diberikan pelatihan mengenai otomatisasi mesin pertanian. Ada pula presentasi terkait irigasi ramah lingkungan.

Pembuatan selang untuk irigasi mikro (drip irrigation – irigasi tetes), imbuh Direktur Eksekutif PT Agrindo Maju Lestari ini, sangat teliti dengan memperhatikan aspek lingkungan. Irigasi tetes ini pun sangat cocok di terapkan di Indonesia. Biaya pestisida bisa ditekan dan hemat air. Selain itu, Henry berujar, artificial intellegence (AI) sebagai solusi masa depan pertanian turut dibahas.