Waspada Penyakit Udang 2019 Bagian 2

Waspada Penyakit Udang 2019 Bagian 2

Bahkan kalau dilihat, sangat progresif. Kematiannya cukup banyak,” ulas dia. Penanganannya perlu hati-hati. Segera kubur udang yang mati akibat WSSV. Yang paling utama adalah menjaga biosekuriti, misalnya memperhatikan jangka waktu panen dengan penebaran. Atau, memasang perangkap untuk mencegah masuknya hewan liar, seperti udang kecil, kepiting. cacing, dan burung ke dalam kolam yang bisa menularkan penyakit. Eliminasi hewan carrier (pembawa penyakit) itu dengan saringan dan disinfeksi. “Carrier ada beberapa macam. Jentik nyamuk, telur ikan juga positif. Penting memasang saringan 200 mikron karena telur ikan dan kepiting rata-rata berukuran 50- 500 mikron. Ini yang saya lihat masih banyak diabaikan petambak,” kritik Heny.

Sementara, IMNV memperlihatkan ciri insang menghitam, otot putih, dan ekor kemerahan. “Sekarang ekor kemerahan ini susah dicari, rata-rata putih aja semuanya,” tim palnya. Mula-mula myo ada di Situbondo, Jatim, lalu menulari Lampung, Bali, Lombok, dan lainnya. Yang terbaru, ‘Myo ra sa WS’ banyak terjadi di Lampung, Banyuwangi dan Situbondo (Jatim), Bali, Jawa Barat bagian Selatan, dan Bengkulu.

Penyakit ini akibat tiga infeksi, yaitu bakteri vibrio, EHP, dan IMNV. Ciri serangan berupa insang menghitam, otot putih, dan kematian progresif dari satuan, kiloan hingga ribuan ekor dalam waktu singkat. Kematian terlihat pada umur 50 harian. Sebelumnya diawali dengan drop plankton pada udang umur 30-40 hari. Pen cegahannya dengan menjaga udang agar tidak stres, mempertahankan kestabilan plankton, serta menjaga padat tebar dan kandungan bahan organik. HPM, EMS, SIHV Heny menjabarkan, HPM atau EHP adalah parasit yang ada di India, Indonesia, dan Amerika Latin.

Efek langsungnya berupa pertumbuhan lambat dan efek tidak langsung akan berkombinasi dengan bakteri melalui feses. Pembudidaya sebaiknya melakukan pengapuran saat persiapan kolam atau menggunakan klorin dan etanol untuk membunuh spora EHP. Koordinasi EHP dengan bakteri pun memicu kehadiran WFD. Tanda WFD berupa perut memutih yang kerap dianggap berak putih. Perut memutih sebenarnya bagian dari hepatopankreas. EMS, lanjutnya, memang belum ada di Indonesia tapi pembudidaya harus berhati-hati karena penyebabnya Vibrio.

Terlebih, kini diketahui ada lima strain Vibrio penyebab EMS, yaitu V. parahaemolyticus, V. owensii, V. champbelli, V. harveyii, dan V. punensis. “Dugaannya ada genetik yang transfer antarplasmid ke bakteri lain,” ungkapnya. Pengurus Indonesia Network on Fish Health Management (INFHEM) itu menekankan, pem bu didaya untuk tidak membiarkan plankton drop terlalu lama.

Lalu, rutin membersihkan dasar kolam agar tidak menghitam, serta membuang bekas udang mati jauh dari kolam. “Bekas udang mati yang tidak dibuang adalah makanan utama V. parahaemolyticus,” serunya. Kolam yang diabaikan seperti itu merupakan tanda-tanda EMS. Sementara SIHV yang mematikan udang di China disebabkan Iridovirus.

Ciri penyakit ini seperti EMS dan ditandai dengan lambung serta usus yang kosong, hepatopankreas memucat, dan cangkang udang melunak. Menurut Heny, pembudidaya di China kerap memelihara udang bercampur dengan komoditas lain, seperti katak. Hal ini menjadi salah satu pemicu datangnya SIHV.

Waspada Penyakit Udang 2019 Bagian 1

Hingga 2021 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana menambah devisa US$1 miliar dari ekspor udang. Target itu terancam gagal jika pembudidaya tidak mewaspadai penyakit yang siap menggerogoti si bongkok. Apa saja penyakit udang yang kemungkinan aktif berkeliaran sepanjang tahun ini? Penyakit Terkini Menurut Dr. Heny Budi Utari, M. Kes, Head of Animal Health Service PT Central Proteina Prima, Tbk. penyakit utama yang kerap merugikan pembudidaya udang di Asia dan Indo Pasifik terdiri dari virus, bakteri, parasit, dan penyakit noninfeksi.

Penyakit yang disebabkan virus ialah White Spot Syndrome Virus (WSSV), Infectious Myonecrosis Virus (IMNV), Infectious Hypodermal and Hematopoietic Necrosis Virus (IHHNV), Taura Syndrome Virus (TSV), dan Shrimp Hemocyte Iridescent Virus (SIHV). “SIHV merupakan penyakit baru, hanya ada di China. Di Indonesia tidak ada,” ujarnya. Bakteri mendatangkan Early Mortality Syndrome (EMS)/Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) yang sekarang menjadi masalah terbesar di Asia dan penyakit yang disebabkan Vibrio sp. Parasit yang mengganggu udang berupa Microsporidia dan Haplosporodia.

Microsporidia mengakibatkan Enterocytozoon Hepatopenaei (EHP) atau Hepatopancreatic Microsporidiasis (HPM) dan White Feces Disease (WFD). Sedangkan penyakit noninfeksi misalnya insang hitam, toksik plankton, dan kram otot yang masih banyak terlihat di beberapa lokasi budidaya. Penyakit paling penting sekarang yang menyerang si bongkok, kata Heny, adalah IMNV atau yang akrab disebut myo, WSSV, EHP, WFD, dan EMS atau AHPND. “Myo menjadi kendala buat kita. Bahkan, ada supplier Indonesia yang ditolak ekspor di luar ne geri karena myo.

Kebetulan diuji dan myo-nya positif,” ulasnya pada acara Outlook Penyakit Ikan dan Udang 2019. Myo dan WSSV berjalan sesuai pergerakan musim. Musim kemarau didominasi myo, sedangkan musim penghujan gantian WSSV yang mendominasi. EHP dan WFD juga masih muncul. Bahkan setelah 2016, persentasenya mengalami kenaikan seiring penambahan padat tebar dan sulitnya membuang bahan organik. “Seiring ada EHP, WFD pasti naik karena ini hampir ada korelasinya,” ucapnya. Selain pengaruh lingkungan, menurut Prof. Dr. Slamet Budi Prayitno, M.Sc., WSSV, IMNV, EHP merupakan penyakit endemik yang mengancam produksi udang 2019. Tahun ini, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang, itu, menjelaskan, pola penyakit udang belum bergeser dari WSSV, WFD, IMNV, dan HPM/ EHP. “Di tambak, AHPND ancaman serius karena sudah tiga tahun ini kita punya WFD.

Selain itu masih ada WSSV, myo, dan HPM. Pesan saya, harus ada kepedulian bersama,” ia mewanti-wanti mengingat Thailand dan Vietnam terkena AHDNP selepas berturut-turut diserang WFD. Perubahan Penyakit Penyakit WSSV, ungkap Heny, trennya menjadi pembunuh utama udang budidaya. Apalagi, sekarang penyakit ini pintar berkamuflase. “Kalau dulu WSSV kelihatan ada bercak atau spot putih, sekarang tidak dengan spot putih tapi kemerahan. Kematiannya hanya berlangsung 2-3 hari.

baca juga artikel lanjutannya di https://tele95.com/bisnis/waspada-penyakit-udang-2019-bagian-2/

WD MEMPERKENALKAN MY CLOUD MIRROR DAN MY CLOUD OS 3

JAKARTA, 16 OKTOBER 2015. Western Digital (WD) hari ini memperkenalkan perangkat penyimpanan pribadi My Cloud, termasuk sistem operasi My Cloud OS 3, Software Developer Kit (SDK) yang didesain ulang sehingga memungkinkan integrasi aplikasi yang disempurnakan dan penyimpanan cloud Dual-Drive My Cloud Mirror yang menawarkan peningkatan memori dan performa lebih cepat dibandingkan dengan sebelumnya. WD My Cloud OS 3menampilkan antarmuka pengguna intuitif yang memberikan pengalaman berbagi konten lengkap, dan kemampuan back-up dan singkronisasi yang meningkatkan penawaran NAS cloud pribadi, namun tetap mempertahankan privasi dan kontrol unik terhadap perangkat cloud probadi yang terletak di rumah atau kantor.

Selain upgrade software baru, WD juga memperkenalkan versi baru dari perangkat penyimpanan cloud pribadi My Cloud Mirror, menampilkan dua hard drive yang diatur ke mode Mirror (RAID 1), memastikan konten tersimpan pada satu drive dan secara otomatis diplublikasikan ke drive kedua. Penyimpanan cloud pribadi My Cloud Mirror meliputi ftur baru yang diumumkan untuk My Cloud OS 3 dan prosesor yang disempurnakan, serta RAM sebesar 512 MB demi transfer fle lebih cepat dan dukungan aplikasi. WD My Cloud 3 tersedia secara gratis pada perangkat penyimpanan My Cloud saat ini. Sedangkan My Cloud Mirror dibanderol dengan harga Rp 5.020.000 untuk kapasitas 4 TB; Rp 6.556.000 untuk kapasitas 6 TB; serta Rp 8.335.000 untuk kapasitas 8 TB.

Manfaat Genset untuk Gedung Mewah

Manfaat Genset untuk Gedung Mewah dan Komersial

Manfaat Genset untuk Gedung Mewah – Genset merupakan suatu pasokan listrik cadangan yang sangat penting dan sangat diperlukan ketika terjadi pemadaman. Genset digunakan pada bangunan mewah, khususnya yang mempunyai fungsi umum. Genset dapat digunakan di sekolah, restoran, hotel, mall, dan bangunan umum lainya. Karena hampir di seluruh Indonesia memanfaat keberadaan genset ini. Jika anda tinggal di Manado, anda akan mendapatkanya dari jual genset Manado yang mungkin berbeda dengan desain genset pada umumnya.

Manfaat Genset untuk Gedung

  1. Gedung sekolah atau universitas

Dalam sebuah gedung sekolah pasti memerlukan pasokan cadangan listrik atau genset. Karena, dengan adanya genset ini menjadi alternatif ketika arus listrik mati. Bagi sekolah, ketika terjadi pemadaman bertepatan dengan proses belajar, maka dapat beralih ke penggunaan genset sekolah untuk mendapatkan penerangan kembali.

  • Gedung Restoran

Restoran merupakan salah satu tempat yang ramai diwaktu kapan saja. Sehingga jika terjadi pemadaman listrik, harus segera beralih ke penggunaan genset untuk menghindari situasi gelap yang mengganggu kenyamanan pengunjung. Genset menjadi alternatif utama untuk restoran, sehingga dalam restoran terdapat pasokan listrik yaitu genset.

  • Gedung Hotel

Hotel merupakan suatu penginapan dengan berbagai fasilitas mewah. Hotel biasanya di desain dengan elektrikan dan mekanikal yang baik dan berkualitas. Salah satunya dengan menyediakan sumber pasokan listrik atau genset. Karena dalam hotel terdapat para tamu yang ingin berlibur maupun beristirahat. Oleh karena itu, penggunaan genset menjadi hal yang wajib direncanakan sejak awal pembangunan.

  • RumahTinggal

Rumah juga merupakan tempat tinggal yang harus dijaga kenyamananya, Ketika terjadi pemadaman, pasti semua penerangan akan mati dan gelap. Sehingga dalam rumah harus menyediakan sumber pasokan listrik cadangan dengan kapasitas yang disesuaikan dengan desain rumah anda.

  • Tempat konser atau pernikahan

Dalam sebuah kegiatan penting seperti pernikahan atau konser, genset harus disiapkan sejak awal. Karena pada saat ini penerangan yang diberikan tidak cukup kuat memberikan pasokan listrik. Oleh karena itu, dibutuhkan sumber cadangan listrik yang besar, yaitu dengan genset agar ketika terjadi pemadaman dapat segera teratasi dengan cepat dan tepat.

Genset mempunyai manfaat yang besar dalam memenuhi kebutuhan manusia. Dengan adanya genset, dapat menjadi alternatif cadangan listrik yang paling efektif dalam memberikan pasokan listrik untuk penerangan, air conditioner, sound sistem, dan sebagainya. Alternatif utama yang digunakan adalah genset.

Strategi Pemerintah Mengatasi Kemiskinan Bagian 2

Masyarakat penerima bantuan benar-benar mengambil manfaat sebesar-besarnya dari barang bantuan tersebut. Manfaat yang berkelanjutan tentu saja. Jadi sifat bantuan itu memberikan kail yang bisa digunakan masyarakat kurang beruntung untuk berjuang mendapatkan ikan (nafkah). Bukan menyediakan ikan tanpa perjuangan. Sementara pemerintah juga berhasil mengentaskan masyarakat dari kemiskinan seperti tujuan program. Ide memberantas kemiskinan tersebut menarik. Namun kita juga menitipkan pesan agar jangan sampai barang bantuan, terutama alsintan, mangkrak menjadi besi tua. Kendati merupakan bantuan, instansi pemerintah yang bertanggung jawab mengelola masyarakat miskin, seperti Kementerian Desa, hendaknya tetap melaksanakan seleksi calon penerima bantuan agar tepat sasaran. Mereka yang terseleksi benar-benar mendapat pelatihan teknis menangani alsintan dan mengelola bisnis penyedia jasa alsintan supaya usahanya berkelanjutan.

Untuk itu pemerintah bisa menggandeng para produsen alsintan terkait. Para penyuluh pertani – an pun perlu mendapat pelatihan yang sama agar bisa membantu petani di wilayah kerjanya. Selain itu, bantuan benih harus terjaga kualitasnya. Pasalnya, di lapangan acap kali terdengar petani me – ngeluhkan kualitas benih bantuan kurang baik sehingga bukannya ditanam malah dijual kembali. Mereka lalu membeli benih yang sesuai keinginan. Setelah menanam, mereka perlu diajari berjejaring dalam memasarkan produk agar memperoleh harga yang baik. Betapapun ratusan miliar anggaran pemerintah yang dibelanjakan untuk memberikan bantuan tersebut dikumpulkan dari pajak masyarakat yang lain. Jangan sampai anggaran itu sia-sia dan rumah tangga miskin yang dibantu tidak kunjung naik kelas.

Strategi Pemerintah Mengatasi Kemiskinan

Masih besarnya jumlah penduduk miskin menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Bu – kan rahasia lagi, salah satu kantong kemis – kinan adalah pedesaan yang notabene mayoritas penduduknya mencari nafkah di bidang pertanian. Di sisi lain pertanian juga masih diandalkan untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Usai rakornas gabungan 3 Desember silam, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkap langkah baru pemerintah untuk mengatasi hal itu. Jumlah penduduk miskin, menurut Mentan, sebanyak 27 juta jiwa di seluruh Indonesia. Jumlah ini dibagi empat sehingga ada 8 juta rumah tangga yang menjadi sasaran program. Caranya, pertama, guna memenuhi gizi keluarga, pemerintah akan membagikan ayam 10 ekor untuk tiap keluarga. Ayam itu diharapkan bertelur setiap hari sehingga masing-masing keluarga terjamin kebutuhan proteinnya.

Kedua, ada program bantuan benih jagung beserta pupuknya gratis untuk lahan seluas 4 juta ha. Ini ditujukan kepada keluarga petani di pedesaan yang punya lahan. Mereka bisa bertanam jagung di lahanlahan tidur di kawasan sekitar. Selain jagung, padi, dan bawang, akan dibagikan pula bibit tanaman perkebunan, termasuk buah, seperti mangga, rambutan, dan alpukat. Dengan harapan, hasilnya bisa menjadi sumber pendapatan dalam jangka panjang. Tiap keluarga akan mendapatkan 5-10 batang. Bakal tersedia 40 juta batang bibit. Sementara keluarga lain yang tidak punya lahan, diminta berkelompok. Satu kelompok terdiri dari 30 orang. Mereka akan diberi alsintan berupa traktor roda empat, mesin tanam, atau mesin panen padi. Misal, bantuan traktor beserta suku cadangnya senilai Rp500 juta. Kelompok ini diarahkan untuk menggunakan bantuan pemerintah tersebut sebagai modal menjalankan bisnis penyedia jasa alsintan, seperti jasa olah tanah. “Kita latih mereka. Kita beri pendampingan dari kalangan kampus. Ini pendapatannya bisa Rp2 juta per hari. Nah, ketiga puluh orang miskin ini, pendapatannya masing-masing langsung Rp2 TAJUK Peni Sari Palupi juta/bulan, di luar dari telur. Berarti sudah lepas dia dari kemiskinan,” ucap Mentan penuh semangat. Untuk melaksanakan program “membunuh” kemiskinan tersebut selama tiga tahun, Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran senilai Rp800 miliar. Kita tentu berharap yang terbaik dari program tersebut.

lanjut ke bagian 2 : https://tele95.com/berita/strategi-pemerintah-mengatasi-kemiskinan-bagian-2/

BASF Resmikan Pusat Pengetahuan Padi

BASF Resmikan Pusat Pengetahuan Padi

Fasilitas yang baru diresmikan BASF ini memusatkan keahlian global dalam budidaya padi dan mendukung pencapaian agronomi serta teknis yang disempurnakan. Gustavo Palerosi Carneiro, Senior Vice President Crop Protection BASF Asia Pasifik berujar, pusat penelitian ini bisa berbagi teknologi maupun praktik terbaik dengan petani. “Kita bisa mendorong inovasi lebih lanjut dalam memproduksi padi,” tambahnya saat peresmian Pusat Pengetahuan Padi (Rice Knowledge Center) di Bay, Laguna, Filipina, Selasa (5/12). Ahli perlindungan tanaman global dan tenaga teknis dari BASF bisa memanfaatkan Pusat Pengetahuan Padi dalam memberikan pelatihan, saran dan du – kung an kepada para petani. Untuk membantu mempercepat adopsi teknologiteknologi, BASF telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan the International Rice Research Institute (IRRI) untuk memperkenalkan teknologi tabur benih langsung (Tabela) kepada petanipetani di Asia. Try Surya Anditya Lokakarya Aplikasi Drone Perusahaan survei udara, PT Aero Geosurvey Indonesia menyelenggarakan Workshop Aplikasi Drone dalam Transformasi Konstruksi Indonesia.

Dewi Damayanti, Marketing & Sales Manager PT Aero Geosurvey Indonesia, menyebut, pemanfaatan drone sudah meluas, bukan hanya untuk sektor konstruksi, tetapi juga sektor perkebunan, minyak dan gas, serta sektor utilitas. Dalam workshop tertutup tersebut, hadir beberapa perusahaan besar di sektor konstruksi. Penekanan materi ber – tumpu pada aplikasi yang dilakukan pada tiap perusahaan, tetapi tetap memperhatikan kebijakan dan regulasi yang di tetapkan Kementerian Perhubungan. Direktur PT Aero Geosurvey Indonesia, Michael Wishnu Wardana mengatakan, workshop ini tidak semata-mata memperkenalkan perusahaan. Namun yang terpenting adalah edukasi yang dilaku – kan. “Banyak penggunaan drone yang keliru dan kami berusaha memperbaiki ini,” ucapnya, Kamis (14/12)

Sawit Tak Berkelanjutan Berisiko Buat Bank

Sawit Tak Berkelanjutan Berisiko Buat Bank Lembaga keuangan akan menghadapi risiko besar bila ikut mendanai produksi dan pengolahan minyak sawit tidak berkelanjutan. Demikian kesimpulan laporan berjudul Mengelola Risiko Kelapa Sawit: Laporan singkat untuk pemodal yang diterbitkan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Landscape Indonesia, Selasa (12/12) di Jakarta. Tiur Rumondang, Country Director RSPO Indonesia menjelaskan, laporan ini dibuat karena belum ada pembahasan tentang risiko berinvestasi di kebun sawit tanpa berkerlanjutan. “Risiko ini yang mau dipaparkan. Bagaimana mengelola risiko kelapa sawit dengan standar keberlanjutan.

Kelapa sawit tidak berkelanjutan bisa memberikan banyak risiko,” terang Tiur. Terlebih, bank salah satu stake holder RSPO yang sangat berperan di sisi paling hulu. Menurut Agus P. Sari, CEO Landscape Indonesia dan sebagai penyusun laporan itu, lembaga keuangan tengah menghadapi berbagai risiko terkait reputasi, benturan dengan peraturan, dan finansial yang semakin meningkat bila memberikan pendanaan kepada produsen kelapa sawit yang tidak berkelanjutan. “Otoritas Jasa Keungan (OJK) telah mengeluarkan Peraturan No. 51 Tahun 2017 yang melarang institusi pendanaan untuk memberi pendanaan pada perusahan perusak lingkungan, Bank bisa dituntut. Bank bisa kehilangan reputasi dan nasabah jika produsennya tidak sustainable. Semua risiko ini ujung-ujungnya akan jadi risiko finansial. Bank akan mengalami kerugian,” papar Agus. Karena itu perbankan harus memahami standar sertifikasi setiap perusahaan. “Lembaga keuangan melalui keputusan pendanaan yang diambilnya dapat mendorong perusahaan untuk memenuhi tanggung jawab sosial dan lingkungan. Keputusan bisnis yang memperhatikan isu keberlanjutan akan menciptakan stabilitas dan kemakmuran bagi bank de – ngan membatasi eksposur terhadap risiko,” pungkasnya.